PERSEPSI MASYARAKAT DESA SUKOREJO TENTANG POLIGAMI DITINJAU DARI UNDANG - UNDANG PERKAWINAN NO. 16 TAHUN 2019

Harjianto, Harjianto (2022) PERSEPSI MASYARAKAT DESA SUKOREJO TENTANG POLIGAMI DITINJAU DARI UNDANG - UNDANG PERKAWINAN NO. 16 TAHUN 2019. Universitas PGRI Banyuwangi, 5 (2). pp. 33-38. ISSN 2541-6707

[thumbnail of 220 HCP HARJIANTO.doc.pdf] Text
220 HCP HARJIANTO.doc.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Penilaian Reviewer_Artikel Jurnal 5.pdf] Text
Penilaian Reviewer_Artikel Jurnal 5.pdf

Download (437kB)

Abstract

Poligami adalah
perkawinan seorang suami lebih dari seorang istri dalam waktu yang
bersamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat Desa
Sukorejo tentang Poligami ditinjau dari Undang
-
Undang perkawinan No.16 Tahun 2019.
Metode yang digunak
an dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan
pendekatan fenomologis. Data lapangan diperoleh dengan observasi dan wawancara. Analisis
data menggunakan analisis kualitatif, yaitu analisis yang memberikan deskripsi mendalam dan
kesimpul
an yang sesuai dengan topik dan tujuan dari penelitian. Adapun tahapan analisis data
adalah tahap reduksi data, tahap penyajian data dan analisis data.Pengambilan data
dilakukan dengan wawancara. Untuk mengetahui persepsi masyarakat di Desa Sukorejo,
penel
iti mengambil sampel sebanyak 8 orang dari dua RT yang masing
-
masing terdiri dari
masyarakat umum dan khusus.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa persepsi masyarakat Desa Sukorejo terhadap
adanya poligami sebanyak 37,5% setuju dan sebanyak 37,5%
tidak setuju, sedangkan sisanya
sebanyak 25% netral terhadap adanya poligami. Selain tanggapan masyarakat Desa Sukorejo
tentang adanya Poligami, peneliti juga mendapatkan data penemuan terkait dampak poligami
pada kehidupan sosial masyarakat. Sebanyak 87,5
% masyarakat mengatakan bahwasannya
poligami tidak mengubah keadaan sosial di masyarakat/tidak berdampak, meskipun tau
dengan ada tidaknya masyarakat yang berpoligami. Dan sebanyak 12,5% masyarakat
mengatakan bahwasannya poligami berdampak terhadap kehidup
an sosial bermasyarakat.
Selain tanggapan dan dampak tentang adanya poligami, peneliti juga menanyakan tentang
pemahaman masyarakat Desa Sukorejo tentang UU Perkawinan No.16 Tahun 2019. Diperoleh
data sebanyak 25% masyarakat mengetahu poligami serta menget
ahui isi UU Perkawinan,
dan sebanyak 75% masyarakat mengetahui poligami namun tidak mengetahui isi dari UU
Perkawinan iu sendiri.

Item Type: Article
Subjects: Cek Plagiasi
Jurnal
Peer Review
Divisions: B. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Depositing User: perpus perpustakaan unibabwi
Date Deposited: 28 Jun 2022 03:16
Last Modified: 06 Jul 2022 03:02
URI: http://repository.unibabwi.ac.id/id/eprint/629

Actions (login required)

View Item View Item